Rabu, 01 Agustus 2012

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi

Kelainan dan penyakit pada sistem ekskresi


1. kelainan dan penyakit pada ginjal 
a. Batu ginjal 
batuginjal terjadi karena adanya pengendapan garam kalsium sehingga membentuk endapan seperti batu. Batu ginjal terjadi dalam rongga ginjal atau ureter. Jika terjadi dalam kantong kemih disebut kencing batu.
b. Radang ginjal (nefritis)
Radang ginjal atau nefritis adalah peradangan pada glomerulus disebabkan oleh infeksi bakteri
c. Nefrosis
Nefrosis adalah kelainan yang menyebabkan kebocoran pada glomerolus
d. Sistisis
 Sistisis adalah perdangan pada kandung kemih.
e. Gagal ginjal
Gagal ginjal adalah keadaan ginjal yang sudah tidak dapat mengeluarkan zat - zat sisa 

f. Diabetes insipidus
Diabetes insipidus, yaitu suatu keadaan yang di tandai dengan adanya produksi urine berlimpah dan di sertai rasa haus yang amat sangat. Kelainan tersebut di sebabkan ginjal mengalami kekurangan hormon antidiuretik (ADH) sehingga kemampuan mereabsorpsi menjadi hilang.
g. Diabetes mellitus
Diabetes mellitus, yaitu suatu keadaan yang ditandai dengan terdapatnya gula di dalam urine. Hal itu di karenakan adanya gangguan sekresi hormon insulin.
h. Albuminuria
Albuminuria, yaitu suatu keadaan di temukannya albumin dari protein di dalam urine. Hal itu mungkin disebabkan kerusakan glomerulus atau kapsula Bowman sehingga proses filtrasi tidak sempurna.

2 Kelainan dan penyakit pada kulit
a. Skabies
Skabies disebut pula "seven-year itch". Penyakit tersebut disebabkan oleh parasit insekta yang sangat kecil (Sarvoptes scabies) dan dapat menular pada orang lain.
b. Eksim
Eksim merupakan penyakit kulit yang akut atau kronis. Penyakit tersebut menyebabkan kulit menjadi kering, kemerah-merahan, gatal-gatal, dan bersisik 
c. Jerawat
Jerawat merupakan gangguan umum yang bersifat kronis pada kelenjar minyak.
d. Biang keringat
Biang keringat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Keringat yang terperangkap tersebut menyebabkan timbulnya bintik-bintik kemerahan yang disertai gatal.

3. Kelainan dan penyakit pada paru-paru
a. Asma
Asma atau sesak nafas, yaitu kelainan yang disebabkan oleh penyumbatan saluran pernafasan yang diantaranya disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis.
b. Kanker paru-paru
Kanker Paru-Paru, yaitu gangguan paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Penyebab lain adalah terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum dan radiasi ionisasi. Kelainan ini mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru.
c. Emphysema
Emphysema, adalah penyakit pembengkakan paru-paru karena pembuluh darahnya terisi udara.
d. Bronkitis
Bronkitis merupakan radang saluran pernapasan  pada bronkus atau bronkiolus.
e. TBC (Tuberkulosis)
Penyebab : Bakteri Myicobacterium tuberculosis
Gejala : batuk yang tidak sembuh disertai dahak yg kadang-kadang berdarah. dapat disembuhkan dengan pengobatan teratur.

4. Kelainan dan penyakit pada hati 
a. Hepatitis
Hepatitis atau Penyakit Kuning. Disebut demikian karena tubuh penderita menjadi kekuningan, disebabkan zat warna empedu beredar ke seluruh tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh serangan virus yang dapat menular melalui makanan, minuman, jarum suntik dan transfusi darah.
Hepatitis adalah peradangan pada sel-sel hati. Penyebab penyakit hepatitis yang utama adalah virus. Virus hepatitis yang sudah ditemukan sudah cukup banyak dan digolongkan menjadi virus hepatitis A, B, C, D, E, G, dan TT.
Beberapa jenis hepatitis yang saat ini harus diwaspadai adalah:
1. Hepatitis A yang disebabkan oleh Virus Hepatitis A (VHA)
2. Hepatitis B yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB)
3. Hepatitis C yang disebabkan oleh Virus Hepatitis C (VHC)
b. Kanker Hati

Hati terdiri atas beberapa jenis sel sehingga beberapa jenis tumor dapat dibentuk pada organ ini.
c. Hemokromatis
Hemokromatis adalahpenyakit yang mengganggu metabolisme zat besi sehingga tubuh akan kelebihan cadangan zat besi terutama di dalam hati. Hemokromatis dapat disebabkan menderita penyakit, seperti thalasemia, sideroblastic anemia, dan alkohol kronis. Penyebab lain yaitu menerima transfusi darah dalam jumlah yangsangat banyak, terutama dari pasien yang mewarisi kanker anemia dini.


 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar